Rabu, 22 Januari 2014

STEREOGRAM 3 DIMENSI


Stereogram adalah sebuah ilusi optik yang memanfaatkan kedalaman yang tercipta dari satu atau lebih gambar dua dimensi yang flat. Sebetulnya, pada awalnya, stereogram adalah sepasang gambar stereo yang dilihat dengan menggunakan sebuah alat yang disebut dengan Stereoscope. Ada beberapa jenis stereogram, diantaranya adalah Anaglyphs dan Autostereogram. Ketika ditemukan pada tahun 1838 oleh Charles Wheatstone, Wheatstone menemukan suatu penjelasan mengenai binocular vision yang menuntunnya membuat stereoscope yang cara kerjanya berdasarkan pada prinsip kerja prisma dan cermin sehingga seseorang dapat melihat gambar tiga dimensi dari gambar dua dimensi. Stereoscope selanjutnya dikembangkan oleh Sr. Oliver Wendell Holmes pada tahun 1861, dimana stereoscope yang dikembangkannya tidak membutuhkan prisma dan cermin sehingga lebih murah dibuat.

Dalam perkembangannya, stereogram kembali populer setelah munculnya autostereogram yang dibuat dengan menggunakan komputer, dimana gambar 3D disembunyikan di dalam gambar 2D sampai orang yang ingin mengamatinya harus memfokuskan mata dengan tepat sehingga dapat melihat gambar 3D tersebut.
Banyak cara untuk dapat melihat gambar yang tersembunyi pada stereogram. Salah satunya adalah dengan menggunakan stereoscope. Cara lainnya adalah dengan mengubah fokus mata kita. Cara untuk mengubah fokus mata kita juga banyak jalannya. Nah, salah satunya sebagai berikut
1. Dekatkan muka Anda di depan gambar 5 cm depan wajah.
2. Kaburkan pandangan (jangan memperhatikan detail gambar latar).
3. Lalu jauhkan gambar secara perlahan sampe kira-kira 20cm, tahan gambar.
4. Tetap kaburkan pandangan, jangan sampe berkedip,
apabila berkedip ulangi langkah 1.
5. Bila sudah berhasil melihat sebagian image, geser pandangan ke seluruh image
secara perlahan, agar terlihat image 3 dimensi secara utuh.
Namun, ternyata tidak semua orang bisa melihat pesan rahasia yang terdapat dalam stereogram. Alasannya dipaparkan oleh Jason Weekley A.B.O.C., L.D.O. pada sebuah artikel yang berjudul “Why Some People Cannot See Hidden Stereogram Images” . Indah. Itulah kesan pertama penulis ketika menemukan pesan-pesan tersembunyi yang simpan pada stereogram. Kebanyakan, isi pesan tersembunyi tersebut adalah binatang dan tanaman, tapi saat ini sudah banyak stereogram yang memuat gambar lainnya seperti meja, kursi, buku, dan lainnya. Dan tentu saja semuanya menarik (paling tidak bagi penulis, hehehe).
Bagi Anda yang sedang penat dengan yang Anda lakukan (misalnya bekerja dan berkutat dengan angka, tulisan, simbol dan kode-kode), Anda dapat berekreasi menjelajah keindahan-keindahan stereogram dan pesan rahasia di dalamnya sebagai alternatif pemandangan yang dapat memanjakan mata Anda untuk sejenak.
Secara sederhana stereogram bisa diartikan sebagai gambar 2 dimensi yang menyimpan obyek 3 dimensi di dalamnya. Jika dilihat sekilas atau dengan cara biasa, stereogram hanyalah gambar 2 dimensi. Namun kalau dilhat dengan cara khusus, maka kita bisa melihat gambar atau obyek 3 dimensi di dalam gambar tersebut. Kesan tiga dimensi pada stereogram dapat dibedakan menjadi tiga macam, yaitu kesan ketinggian (ortoskopik), datar, dan kedalaman (pseudoskopik). Kunci untuk melihat kesan tiga dimensi pada stereogram adalah mata kiri fokus melihat obyek sebelah kiri dan mata kanan fokus melihat obyek sebelah kanan.