Kamis, 14 November 2013

kelebihan dan kekurangan TCP/IP

Keunggulan TCP / IP
• Open Protokol Standar
Independen terhadap perangkat keras komputer, sistemoperasi dan lain-lain. Ideal untuk menyatukan mesin-mesindengan perangkat keras dan lunak yang berbeda walaupun tidak terhubung internet.
• Tidak tergantung pada perangkat keras jaringan tertentu. Sehingga cocok untuk berbagai macam jaringan.
• Cara pengalamatan bersama, memungkinkan device TCP /IP mengidentifikasi secara unik device yang lain diseluruhjaringan walaupun ia merupakan jaringan global (dunia).
• Protokol level tinggi yang di standarkan untuk konsistensi, sehingga menyediakan servis user yang luas
Kekurangan TCP
  • Jika mengirimkan data yang kecil akan kerepotan karena harus handshaking dulu, sehingga lebih lambat daripada UDP
  • Tidak bisa broadcast, soalnya TCP ini sifatnya one to one, jadi ya kalau mau kirim satu-satu gitu

Kamis, 24 Oktober 2013

HUBUNGAN OSI DENGAN TCP/IP.


  • TCP/IP pada dasarnya tidak sesuai/memenuhi standar yg digariskan oleh Model OSi. Meskipun demikian dua model yang berbeda ini memiliki tujuan yang sama-sama mulianya, yaitu menstandarkan protokol jaringan agar dunia jaringan "tidak pusing"
  • Walau TCP/IP berbeda dengan Model OSi, tapi masih banyak kompatibilitas di antara keduanya, dan kita akan sering melihat orang membahas protokol TCP/IP dari terminologi Model OSi.
  • Kita akan melihat hubungan antara protokol TCP/IP yang 4 layer dengan Model OSi yang 7 layer. Gambar berikut menjelaskan hubungan diantara kedua standar protokol tersebut.
 
Kelebihan model OSI :
· Memberikan bahasa dan referensi yang sama antar sesama professional jaringan
· Membagi tugas jaringan ke dalam layer-layer logis demi kemudahan dalam pem ahaman
· Memberikan keleluasaan fitur-fitur khusus pada level-level yang berbeda
· Memudahkan dalam troubleshooting
· Mendorong standard interoperability antar jaringan dan piranti
· Memberikan modularity dalam fiturfitur jaringan (developer dapat mengubah fitur-fitur tanpa mengubah dengan cara pendekatan keseluruhan)
Kekurangan model OSI :
· Layer-layer OSI adalah teoritis dan dalam penerapannya belum tentu melakukan fungsi yang sesungguhnya.
· Implementasi suatu protocol tertentu bisa tidak mewakili setiap layer OSI (atau bisa tersebar di beberapa layer)